hERBAL

Hukum yang ditangguhkan Allah swt

Suatu ketika mungkin kita pernah membathin saat melihat seorang hamba yang tampak selalu berbuat dosa dan masih meneruskan perbuatan dosanya, sedangkan ia tidak ditimpa azab Ilahi.. “adilkah?”

Bahwa sesungguhnya yang demikian itu tidak berarti Allah lalai darinya atau sudah lupa, tapi Dia menangguhkan azabNya, karena ada hikmah yang dikehendakiNya dari penangguhan itu.

Adakalanya hukuman itu terjadi di dunia setelah selang beberapa waktu, atau menundanya hingga hari akhir, sebagaimana Firman Allah :
“Dan janganlah sekali2 kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang2 zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata mereka terbelalak (atas azab yang menimpa mereka)..” (QS. Ibrahim : 42)

Penundaaan hukuman ini membuat sebagian orang semakin larut dalam kemaksiatan, karena menyangka bahwa ia berada di atas kebenaran – Naudzubillahi min dzalik –

Sekiranya bukan karena penundaan itu niscaya Allah menimpakan hukuman kepadanya.. atau ia menyangka bahwa kemaksiatan yang dilakukannya tidak layak mendapat hukuman, sehingga ia masih tetap meneruskan kemaksiatan tersebut dan terus melakukannya.

Terus menerus melakukan kemaksiatan tanpa pernah mengalami "kesialan" bukan berarti ia berada pada posisi "aman", ingatkah, akan :
“maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, maka Kami pun membukakan semua pintu2 kesenangan kepada mereka, sehingga apabila mereka bergembira dengan apa saja yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong2 maka ketika itu mereka terdiam dan berputus asa” (QS. Al An-‘am 44)

dan
“Cukuplah bagi mereka, neraka jahannam yang akan mereka masuki, dan neraka itu adalah seburuk2 tempat kembali “ (QS. Al Mujadalah :8)

Sepatutnya kita menyadari bahwa kita masih diberi kesempatan untuk mempersiapkan tempat kembali “yang sebaik2 tempat kembali”, bergegas bertaubat dan membenahi bekal amal ibadah kita serta ingat bahwa hukuman bagi pelaku dosa adalah suatu keharusan, Allah tidak pernah lupa kepada pelaku dosa itu selamanya – Dia hanya menangguhkan, bukan membiarkannya..

 

sumber: http://dyansept.blogspot.com/2009/12/hukuman-yang-ditangguhkan.html

Tags: tidak, yang, kita, kepada, bahwa, mereka, allah, karena, atau, masih

Add comment