hERBAL

Tafsir Surat Al-Fatihah ayat 6-7

Tafsir Al Firdaus

TAFSIR SURAT AL-FATIHAH

Bagian 7 :

Tafsir Ayat ke 7 :

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

7. Shiratal lazina an'amta 'alaihim, Ghairil Magdhubi'alaihim wa laddallin

Artinya : Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

---oOo---

Tafsir :

Ayat ini menyebutkan 3 (tiga) golongan manusia, 1 golongan berada diatas jalan yang lurus dan 2 golongan berada diatas jalan yang menyimpang.

Golongan yang berada diatas jalan lurus adalah Orang - orang yang telah Allah Subhanahu wa ta'ala beri nikmat kepada mereka.

Sedangkan golongan yang berada diatas jalan kesesatan adalah Orang dimurkai Allah dan orang yang sesat.

Siapa mereka...? Apa dan bagaimana ciri - ciri mereka...?

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ
Shiratal lazina an'amta 'alaihim (Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka), mereka adalah para Nabi, para Shiddiqin, para Syuhada, dan para Shalihin. sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala :

وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا
Artinya : "Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." [Al-Qur'an Surat An-Nisa' ayat 69]

غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ
Ghairil Magdhubi'alaihim (bukan jalan mereka yang dimurkai), mereka adalah orang - orang yang dimurkai oleh Allah Subhanahu wa ta'ala disebabkan mereka mengetahui ilmu, akan tetapi mereka tidak mengamalkan ilmu nya dan memilih jalan kekafiran daripada Islam, memilih jalan kesesatan daripada jalan keselamatan, mereka adalah orang Yahudi dan orang semisal mereka.

وَلَا الضَّالِّينَ
wa laddallin (dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.) mereka adalah orang yang sesat disebabkan mereka mengamalkan sesuatu tanpa ilmu, mereka beribadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan tata cara yang tidak pernah diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya, sehingga mereka beribadah dengan kebodohan, mereka adalah orang Nasrani dan orang semisal mereka.

Siapa saja yang berilmu tetapi tidak mengamalkan ilmu nya, maka dia termasuk kedalam golongan orang yang dimurkai. Dan siapa saja yang beramal tanpa ilmu, maka dia termasuk kedalam golongan orang yang sesat. Dan siapa saja yang berilmu, lalu dia mengamalkan ilmu nya, maka dia termasuk kelompok orang - orang yang diberi nikmat oleh Allah Subhanahu wa ta'ala. Dan semoga Allah memasukkan kita kedalam kelompok yang terakhir ini, kedalam kelompok orang - orang yang diberi nikmat, bukan kedalam kelompok orang - orang yang dimurkai dan bukan juga kelompok orang - orang yang sesat. aamiin.

---oOo---

Faidah Ayat 6 - 7 :
1. Anjuran untuk selalu berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, dan meminta keteguhan diatas jalan yang lurus.

2. Jalan yang lurus adalah jalan yang haq yakni jalan Islam yang berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah sesuai dengan pemahaman para Sahabat Radhiyallahu'anhum'ajmain.

3. Hidayah Taufiq adalah hak mutlak milik Allah Subhanahu wa ta'ala.

4. Penyandaran nikmat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala semata, yakni yang diberikan kepada orang - orang yang Allah beri nikmat. Hidayah tersebut mutlak merupakan karunia dari Allah Subhanahu wa ta'ala semata.

5. Anjuran untuk mencari suri tauladan yang baik kemudian mengikuti jalan nya dan menjauhi suri tauladan yang buruk kemudian menjauhi jalan nya .

6. Ayat ini juga menganjurkan atau dorong bagi seorang muslim untuk berilmu terlebih dahulu sebelum beramal.

7. Ayat ini juga celaan terhadap orang yang berilmu tetapi tidak mengamalkan ilmu nya dan juga terhadap orang yang beramal tanpa ilmu.

8. Ayat ini juga menjadi celaan terhadap orang - orang yang menyerupai Yahudi dan Nasrani.

9. Ayat ini juga menjadi pelajaran bahwa manusia itu terbagi menjadi 3 golongan :
a. Manusia yang Allah beri nikmat kepada mereka.
b. Manusia yang dimurkai Allah.
c. Manusia yang sesat.

10. Ayat ini juga menjadi pelajaran bahwa diantara sebab - sebab yang dapat membuat manusia menyimpang dari jalan yang lurus adalah karena Kebodohan yang ada pada diri nya dan juga karena mengikuti hawa nafsu sehingga dia membangkang terhadap perintah Allah dan Rasul-Nya.

11. Prioritas penyebutan dari yang paling parah yakni Allah Subhanahu wa ta'ala mendahulukan penyebutan orang - orang yang dimurkai baru kemudian menyebutkan orang - orang yang sesat. karena orang yang dimurkai ini lebih jauh penyimpangan nya terhadap kebenaran dari pada orang - orang yang sesat. Sebab, orang yang menyelisihi kebenaran sedangkan ia mengetahuinya lebih sulit untuk kembali kepada kebenaran daripada orang yang menyelisihi kebenaran karena kebodohan nya.

Alhamdulillah selesai tafsir surat al-fatihah yang kami kumpulkan dari kitab para ulama.

semoga bermanfaat.

Apa yang benar itu datangnya dari Allah Subhanahu wa ta'ala, dan apa yang salah datangnya dari syaitan dan dari diri kami yang lemah ini. kepada Allah Subhanahu wa ta'ala kami memohon ampunan.

aamiin.

Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus al-Mirluny
Jambi, 21 Jumadal Ula 1434 H / 2 April 2013

 

Al Fatihah ayat 6-7, Alfatihah ayat 6-7, Al Fatihah ayat 6, Alfatihah ayat 6, Al Fatihah ayat 7, Alfatihah ayat 7, Al-Fatihah ayat 6, Al-Fatihah ayat 7

Tags: adalah, dari, yang, kepada, mereka, ayat, allah, orang, jalan, juga
Hits: 404

Add comment